Senin, 13 Desember 2010

Obama Belum Beri Bukti Soal Palestina


Barack Obama (Foto: Reuters)
JAKARTA - Presiden Barack Obama berkali-kali menegaskan bahwa Amerika Serikat berusaha mendekati dunia Islam serta mengupayakan perdamaian antara Israel dan Palestina.

Namun, pernyataan Obama tersebut dinilai masih sebatas retorika dan wacana karena belum ada hasil konkret yang bisa terlihat saat ini.

Anggota Komisi I DPR Hidayat Nurwahid mengatakan, Obama belum berhasil mengakamodir keinginan masyarakat internasional, termasuk kalangan organisasi HAM yang menginginkan sikap tegas Amerika terhadap Israel.

“Dunia sangat mendukung dan mengecam keras Amerika karena tidak ada suaranya dalam kasus penyerangan kapal kemanusiaan Mavi Marmara dan serangan Israel terhadap Gaza, Palestina,” ujar politisi dari Fraksi PKS ini saat berbicang dengan okezone melalui sambungan telepon, Kamis (11/11/2010).

Obama, kata Hidayat, sejauh ini belum pernah mengatakan Israel merupakan penyerang Gaza serta masih mendukung kedaulatan Israel serta mengabaikan fakta Israel kejahatan-kejahatan negara itu terhadap Palestina.

“Obama tidak pernash serius mengakhiri isolasi terhadap Gaza. Peduli jadi jelas ini masih sebatas retorika atau masih dalam level wacana,” jelasnya.

Meski demikian, mantan Ketua MPR ini tetap memberikan apresiasi karena Obama sudah mencoba menyambung komunikasi antara Amerika dengan dunia Islam.

“Usaha Obama harus tetap diapresiasi karena setidaknya sudah mencoba mendekatkan Amerika dengan dunia Islam. Meski demikian Indonesia harus meningkatkan posisi tawar sehingga dapat mengambil peran dalam konflik Timur Tengah,” ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut